AKTA PERKAWINAN

Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, perkawinan diartikan sebagai ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan dianggap sah apabila dilakukan menurut hukum perkawinan masing-masing agama dan kepercayaan serta tercatat oleh lembaga yang berwenang menurut perundang-undangan yang berlaku.

Persyaratan Membuat Akta Perkawinan

  1. Surat Keterangan nikah dari desa ( Model N1,N2,N4 )
  2. Foto copy KTP
  3. Foto copy KK
  4. Foto copy Akta Kelahiran
  5. Foto copy surat Baptis dan Sidi ( Nasrani )
  6. Foto copy Surat nikah agama
  7. Pas Photo berdampingan ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar
  8. Foto copy dua orang saksi
  9. Surat ijin dari komandan ksatuan ( TNI/POLRI )
  10. Foto copy SK PNS ( Khusus PNS )
  11. Foto Copy Akta Perceraian/Kematia bagi Janda/Duda
  12. Ijin Tertulis orang tua diatas materai bila mempelai ( pria < 21 th , wanita < 19 th )
  13. Dispensasi pengadilan negri setempat apabila mempelai ( pria < 21 th , dan wanita < 19 th )
  14. Dispensasi camat apabila pemberitahuan pencatatan kurang dari 10 hari
  15. Keterangan / pengantar dari DISDUKCAPIL daerah apabila KTP mempelai dari luar kab.sukabumi

Untuk pernikahan dengan WNA Persyaratan ditambah dengan:

  1. Surat keterangan dari kedutaan
  2. Foto copy paspor
  3. Keterangan surat ijin sementara ( KIMS )
  4. Surat keterangan dari depnaker ( Karyawan )
  5. Surat tanda melapor diri